Sabtu , 25 November 2017
Penting
Bahaya Menahan Buang Air Kecil

Bahaya Menahan Buang Air Kecil

idkesehatan.com-Jangan menyepelekan kebiasaan menahan pipis kencing (buang air kecil) karena bila hal ini terus menerus dilakukan akan bisa berakibat kurang baik terhadap kesehatan diri kita masing-masing. Menahan kencing seringkali dilakukan oleh tidak sedikit orang karena alasan tertentu. Bisa karena tempat buang air (WC) yang kotor atau pun alasan lainnya.

Akan tetapi dilihat dari segi kesehatan hal ini kurang baik untuk kesehatan terutama kesehatan yang berkaitan dengan saluran perkemihan. Kita ketahui bersama bahwasannya yang dimaksud dengan pengertian definisi urine adalah merupakan cairan sisa yang diekskresikan oleh ginjal yang nantinya akan dikeluarkan oleh tubuh.

Urine terdiri dari bahan terlarut berupa sisa metabolisme di tubuh seperti urea, garam terlarut dan bahan organik lainnya yang tidak diperlukan oleh tubuh.

Berikut adalah merupakan paparan dari seorang dokter spesial urologi (Dr. Nur Rasyid Sp.U) mengenai hal ini “Jika seseorang memiliki masalah di kandung kemih seperti pompa yang kurang baik atau kandung kemih yang sudah berlebih maka bisa jadi saat buang air kecil, urine yang keluar tidak sampai selesai. Sisa urine yang tertinggal di kandung kemih bisa menyebabkan infeksi di saluran kemih”.

Dinding kandung kemih memiliki reseptor yang mengukur berapa banyak kandung kemih mampu untuk menampung urin yang masuk . Ketika kandung kemih kita hampir penuh, reseptor ini akan mengirim sinyal ke otak untuk memberitahu kita bila telah tiba waktunya untuk ke kamar mandi.

Dalam situasi yang normal, otak akan mengirim sinyal ke kandung kemih untuk menutup erat sampai waktu yang tepat tiba(ketika ditoilet). Kebanyakan orang dewasa memiliki kontrol, dan bisa menahan buang air kecil selama diperlukan. Hanya saja bila berlebihan akan menimbulkan penyakit akibat menahan kencing ini bisa saja terjadi.

 

Dampak Bahaya Penyakit Akibat Sering Menahan Buang Air Kecil

Ketika seseorang menahan buang air kecil, maka kandung kemih akan melakukan mekanisme seperti halnya melar atau pun meregang, hal ini tentunya akan mengakibatkan pompa di kandung kemih tidak bisa berfungsi dengan baik saat buang air kecil. Sehingga tak jarang banyak orang yang baru selesai buang air kecil, tak lama kemudian akan timbul kembali rasa ingin pipis.

Penyakit Akibat Menahan Kencing

Ada beberapa jenis penyakit yang bisa ditimbulkan oleh karena seseorang seringkali menahan pipis atau buang air kecil. Dan diantaranya adalah :

Infeksi Ginjal

Tempat menampung air seni atau urine adalah ginjal. Ketika ginjal telah penuh dengan air kencing dan tidak segera dikeluarkan maka hal ini akan bisa berdampak infeksi pada ginjal. Apalagi bila menahannya adalah berjam-jam lamanya.

Karena kuman suka akan hal ini maka akan menimbulkan penyakit infeksi ginjal itu sendiri bila dibiarkan berlarut-larut dan lama mengendap pada ginjal itu sendiri.

Infeksi Saluran Kemih

Selain bisa berdampak kurang baik dan kurang sehat pada ginjal, kebiasaan menahan kencing juga bisa mempengaruhi saluran kencing itu sendiri. Saat urin akan melewati saluran kemih maka saluran yang di laluinya akan berurutan sebagaimana posisi dari atas ke bawah, ginjal, ureter, vesika urinaria (kantung kemih) dan uretra.

Seperti yang kita ketahui fungis ginjal adalah menyaring sisa metabolisme saluran darah, mengatur keseimbangan dan membentuk pembentukan hormon. Biasanya sakit yang timbul dari penderita penyakit ini ada di daerah atas tulang kemaluan, bagian bawah perut dalam dunia medis disebut dengan ‘regio hypogastrica.

Jika kita merasa sakit dibawah perut (anyang-anyangan) yang kita rasakan seperti ingin buang air kecil, tetapi tidak lancar dan hanya sedikit. Perlu di curigai penyakit infeksi saluran kemih.

Apalagi jika berdasarkan pemeriksaan dokter dan hasil laboratoriunm pada urin ditemukan kadar leukosit yang tinggi dalam urin melebihi batas normal yaitu diantara 4.1-10.9 dengan satuan 109/L. Bisa di diagnosa terjangkir infeksi saluran kemih.

Tanda Gejala infeksi saluran kemih memiliki gejala tertentu seperti halnya nyeri pada perut bagian bawah, muncul rasa perih saat buang air kecil, dan frekuensi buang air kecil juga menjadi lebih sering namun dengan volume yang sedikit. Jika sudah memiliki gejala seperti ini, segera periksa ke dokter sebelum muncul demam dan nyeri di daerah pinggang.

Gagal Ginjal

Berikut penuturan dr Chaidir A Mochtar, PhD, SpU seperti yang dilansir detikhealth.com bahwa “Jika dibiarkan terus-menerus, keseringan menahan buang air kecil juga bisa berpengaruh pada kesehatan ginjal.

Menahan buang air kecil berarti meningkatkan tekanan pada ginjal, mengakibatkan produksi ginjal menurun dan menjadi bengkak. Dalam hal ini ginjal tak dapat berfungsi semaksimal mungkin dan disebut sebagai gagal ginjal”.

Batu Ginjal

Sering menahan kencing akan bisa berakibat pada timbulnya batu ginjal. Batu ginjal adalah batu yang bisa terbentuk dari sisa sisa kotoran yang sedianya harus segera dibuang melalui urin.

Kandungan garam dan sisa mineral lain bisa mengendap dan menggumpal didalam ginjal, jika tak segera dikeluarkan.

Batu ginjal yang tak segera dioperasi dapat berlanjut menyebabkan luka pada dinding ginjal. Karena adanya luka dan banyaknya bakteri dalam urin, infeksi sudah pasti akan terjadi.

About Bayu Kusuma

Translate »